There is no any other place like

Teknologi Blockchain: Solusi Transaksi Aman No. 1

Admin

Bagi kalian pecinta dunia cryptocurrency pastinya sudah tidak asing lagi dengan kata Blockchain, satu kata yang sering kali digunakan di dunia aset digital.

Artikel kali ini diperuntukan bagi level pemula yang ingin mengetahui apa itu teknologi blockchain dan bagaimana cara kerjanya.

Mengenal Blockchain Lebih Dalam

Blockchain merupakan tulang punggung dari cryptocurrency, jadi berbicara mengenai blockchain tidak akan lepas dari kata cryptocurrency.

Eettsss!!! jangan salah, Blockchain dan cryptocurrency adalah dua hal yang berbeda. Blockchain merupakan sebuah sistem yang berjalan dibelakang cryptocurrency. Sedangkan cryptocurrency diibaratkan sebagai produk yang dihasilkan oleh teknologi blockchain itu sendiri.

Banyak istilah asing yang akan muncul di artikel ini, maka dari itu mari mulai berkonsentrasi dari sini!

Menurut Wikipedia Blockchain diciptakan oleh Satoshi Nakamoto pada tahun 2008 dan dimanfaatkan sebagai buku besar untuk transaksi publik cryptocurrency bitcoin. Penemuan blockchain untuk bitcoin menjadikannya mata uang digital pertama yang dapat mengatasi masalah double-spending tanpa memerlukan otoritas tepercaya atau peladen pusat.

Sederhananya, blockchain merupakan tempat penyimpanan data yang terdesentralisasi. Sistem ini tidak memiliki server pusat sehingga semua anggota/user dapat mengakses dan melihat data transaksi yang dilakukan oleh user lain.

Cara Kerja Blockchain

Sebagai contoh dari kasus ini, terdapat 5 orang user aktif Bernama Ani, Bejo, Caca, Dani, dan Eko. Ani bermaksud mengirim uang Rp. 1,000 kepada Bejo, Transaksi ini nantinya akan divalidasi oleh validator yang disebut miner. Si miner memberi tahu semua user bahwa Ani telah mengirimkan Rp 1,000 kepada Bejo yang nantinya hal ini akan disetujui dan dicatat oleh semua user.

Hal ini yang menjadikan teknologi blockchain menjadi mudah digunakan karena Ani dan Bejo tidak memerlukan pihak ke-3 seperti Bank untuk mengirimkan uang. Ani dan Bejo pun tidak perlu khawatir mengenai keamanan informasi data pribadi mereka, karena data diri seluruh user seperti nama, alamat tanggal lahir dan lainnya tidak dapat dilihat.

Sistem akan menyamarkan seluruh nama user menggunakan kode unik, sehingga user akan terbaca sebagai anonymous.

Sistem Desentralisasi dalam Teknologi Blockchain

Ingat teknologi ini bersifat desentral, sehingga tidak ada pihak yang mengontrol sistem ini. Berbeda halnya apabila kalian menggunakan Bank sebagai perantara transaksi, seluruh data setiap nasabah berpusat di satu tempat yaitu server Bank. Sehingga jika data pusat dirubah atau di hack maka data user yang lain akan ikut berubah.

Berbeda halnya dengan teknologi blockchain setiap perubahan yang dilakukan oleh user harus mendapatkan persetujuan dari user lain, apabila data tidak cocok dengan catatan user lain maka data yang dirubah dianggap tidak valid dan otomatis akan berubah kembali mengikuti data user lain.

Singkatnya, data akan dianggap benar berdasarkan banyaknya suara.

User diibaratkan sebagai block yang dihubungkan dengan rantai hash kriptografi. Block-block ini diurutkan secara spesifik, sehingga kalian hanya dapat menambahkan data saja, apapun yang terjadi data yang telah dimasukan ke dalam block tidak dapat dirubah dan akan tercatat selamanya di setiap block.

Ternyata blockchain tidak hanya digunakan di dunia cryptocurrency, loh. Teknologi ini juga digunakan di berbagai sektor seperti telekomunikasi, properti, media, medis, dan pertanian.

Jenis-Jenis Blockchain

Terdapat  3 jenis Blockchain yang biasa digunakan:

  1. Blockchain private

Data yang terdapat di sistem ini dimiliki oleh satu pihak, sehingga seluruh kegiatan dikendalikan oleh satu orang dan hanya dapat diakses oleh orang tersebut.

2.  Blockchain konsorsium

Sistem di blockchain ini hanya dapat diakses oleh beberapa pihak tertentu. Sehingga biasanya sistem ini digunakan oleh sekelompok orang yang memiliki tujuan sama.

3.   Blockchain public

Sistem ini bersifat terbuka dan dapat diakses oleh siapa saja. Di dunia cryptocurrency teknologi ini lebih banyak digunakan karena bersifat transparan.

Keunggulan Teknologi Blockchain

Terdapat beberapa keunggulan blockchain yang membuat teknologi ini banyak digunakan dalam dunia cryptocurrency dan segala jenis transaksi digital.

  1. Transparan

Seluruh transaksi yang dilakukan oleh user akan dicatat oleh user lain. Selama proses transaksi ini berlangsung public acces dibuka untuk semua orang tanpa memerlukan log in.

Seluruh pihak dapat melihat jejak transaksi dan mengawasi setiap perubahan data, kalian tidak perlu khawatir tentang data pribadi. Karena teknologi ini memiliki sistem anonym, jadi setiap pengguna tidak dapat mengetahui identitas masing-masih.

2.  Keamanan

Teknologi ini hanya dapat menambahkan informasi ke dalam sistem dan tidak dapat merubah informasi yang telah ada, hal inilah yang membuat teknologi blockchain sangat sulit dan hampir mustahil untuk ditembus oleh hacker.

3.  Audit yang baik

Blockchain merekam seluruh jejak transaksi yang telah kalian lakukan, laporan transaksi tidak dapat dirubah atau dipalsukan. Sehingga hal ini dapat digunakan untuk melacak seluruh transaksi apabila terjadi penggelapan dana.

4.  Tidak ada biaya tambahan

Dikarenakan sistem di blockchain ini menganut peer-to-peer maka seluruh transaksi yang kalian lakukan tidak memerlukan biaya administrasi tambahan untuk pihak ke-3. Seluruh transaksi dilakukan dari pengguna untuk pengguna.

Bagaimana, tertarik untuk menggunakan teknologi ini? Kalian dapat berkonsultasi lebih lanjut mengenai dunia cryptocurrency bersama konsultan Reward city.

Jika bermanfaat, jangan  lupa bagikan artikel ini, ya!

Nomor Telp: +628113988311, +6281139610109
Email           : support@rewardcity.co.id


FAQ:

  1. Q: Apakah teknologi ini sudah terjamin keamanannya?
    A: Teknologi ini tidak memiliki server pusat dan tidak dikendalikan oleh entitas tertentu, seluruh user dapat memantau data yang ditambahkan sehingga hal ini memperkecil kemungkinan untuk para hacker merubah data yang sudah ada.
  2. Q: Apakah blockchain sama dengan Bitcoin?
    A: Bitcoin dengan blockchain adalah dua hal yang berbeda. Blockchain merupakan sistem yang berjalan di belakang Bitcoin dan mencatat seluruh aktifitas transaksi yang dilakukan oleh Bitcoin dan mata uang digital lainnya.
  3. Q: Mengapa teknologi blockchain diciptakan?
    A: Awal mula terbentuknya teknologi ini adalah karena berkurangnya tingkat kepercayaan  masyarakat terhadap pihak ketiga saat melakukan transaksi, saat ini banyak data pribadi yang diperjual belikan secara bebas. Sehingga orang mulai beralih ke teknologi ini untuk menghindari kebocoran data.
Share twitter/ facebook/ copy link
You've successfully subscribed to Reward City Indonesia
Welcome back! You've successfully signed in.
Great! You've successfully signed up.
Your link has expired
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.